Pelan, ada yg bergerak di langit lepas
dalam tangis
kadang juga dalam tawa
ada juga yang diam pasrah nelangsa
sebagian lagi mereka-reka
apa gerangan dosa
kenapa sedu sedan ini seperti
tak ada ujungnya
tak adakah jalan selain memangsa
atau panutan sudah tak ada
kemana cermin untuk berkaca
kenapa wajah sekarang penuh noda
akankah kita hidup seribu tahun lagi
setelah menang berkelahi
atau akan mati
jika mengalah pada yang lemah
atau menabur budi
apakah nurani kita telah tercuri belati
yang terhunus malam tadi
saat kita lupa tahajut dan munajad pada Ilahi Rabbi
Disini
dibawah langit ini
kita tidak sendiri
ada pengakuan si lemah hingga kita disebut kuat
ada orang miskin sehingga kita disebut kaya
kenapa kita tidak berjanji saja untuk bersama
agar kita lebih kuat
lebih kaya
: dan lebih mulia
Dumai, 041110
Tidak ada komentar:
Posting Komentar